MUKADIMAH

there's a story behind everything..how picture got on wall..how a scar got on your face..how you fall in love with your buddy..sometimes the stories are simple and sometimes they are hard and heartbreaking..
there's always be a stories where others people are really at the heart..leave them to tell those..tell yours instead..

Wednesday, September 21, 2011

KASIH RYAN 28


CHAPTER 28

Tombol pintu dipulas dan Ryan menolak perlahan.

Kasih yang masih bersimpuh diatas sejadah,melipat telekung berpaling dan sedikit terkejut melihat Ryan berdiri dimuka pintu.

“Assalamualaikum..”

“Waalaikumsalam..”balas Kasih.Dalam hati.

“Kay dah makan..?”lembut Ryan bertanya.

Kasih angguk.

“Temankan I dinner malam ni..?”

Kasih tidak membalas.Dia bangun perlahan-lahan lantaran perut yang semakin memboyot membuatkan dia agak sukar untuk bangun.

Pantas lengannya disambut Ryan  namun secara baik dia menolak.

Sudah berbulan sejak kejadian itu berlaku namun hatinya masih tidak mampu memaafkan dan melupakan kata-kata Ryan padanya dulu.Hatinya masih sakit.


“Bolehkan kalau I minta excuse.I tak larat.”

“Kay..”Ryan raih tangan Kasih dan dikucup lembut.

“You marah lagi..?”

Kasih geleng.Walau dalam hatinya masih bengkak lagi.

“Sure..?”

“Bukan penting pun kan..?”

“Kay..”

Kasih tolak perlahan tangan Ryan yang masih menggenggam jari-jemarinya.

 “I minta maaf Ryan,tapi boleh tak you keluar.I nak tidur.”

“Tidurlah.I temankan you ya..”

Kasih geleng.Malas nak layan karenah Ryan.

Mengada-ngada.Nak tunjuk dia baik lah kononnya..getus Kasih dalam hati.

Tanpa memperdulikan Ryan,Kasih bangun.Membuka almari dan menyimpan telekung sebelum menutup pintu semula.

Dan dia beristigifar panjang sebaik pintu almari ditutup.Ryan berada betul-betul dihadapannya.

“Pleaselah Ryan.I’m so tired.Jangan ganggu I..”

“I janji I tak ganggu you.I just nak temankan you.”

“I don’t need company..”

“Kay…”

Sekelip mata dia sudah berada dalam pelukkan Ryan.Kasih cuba meronta,mahu melepaskan diri.Namun ditenangkan Ryan.

“I tahu you marah and maybe hard for you to forgive me,but I want you to know that I’m regret for what I had say before.I don’t mean it.”bisik Ryan ditelinga.

 “Seorang suami tak patut menuturkan kata-kata begitu pada isterinya.I’m so sorry Kay.”

Kasih masih bisu dengan airmata yang mula bertakung ditubir mata.Dia sebak tiba-tiba.

Kenapa Ryan buat macam ni?Sekejab suka sekejab tidak.

“I tak nak kehilangan you Kay.I tak dapat bayangkan bagaimana hidup I tanpa you..”

“You hurt me..”

“I know and I’m so regret.I should ask.Bukannya buat tuduhan melulu..”

“Kay,please look at me.Please..”

Kasih angkat muka.Airmata yang berlinang,Ryan sapu lembut dengan jari jemarinya.

Tanpa diduga Ryan kucup lembut pipi Kasih.Ryan senyum melihat tiada penolakkan spontan dari Kasih.

“Terima kasih sebab sudi terima I dalam hidup you.Kerana sudi menjadi isteri I.Kerana mahu menghabiskan sepanjang hayat you dengan I.Thanks Kay..”

Kasih ketap bibir.Geram dengan sikap selamba Ryan.Bagaikan tak ada apa-apa yang berlaku antara mereka.

“You dah habis..?Kalau sudah boleh tak you keluar.I nak tidur..”




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...